4 Olahan Belut Nusantara, Diracik Sedemikian Rupa Agar Lezat Tanpa Amis

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 14 April 2026 | 11:30 WIB
Pecak belut khas Pemalang, Jawa Tengah. (X/@AfifFuadS)
Pecak belut khas Pemalang, Jawa Tengah. (X/@AfifFuadS)

Kabar BUMN - Harga belut di Indonesia termasuk murah tetapi bernilai gizi tinggi.

Proteinnya sebanyak 18,4 gram, lemak 11,7 gram, dan mengandung vitamin A, B12, D dan zat besi.

Kalau dulu belut termasuk hewan tangkapan, sekarang sudah banyak yang membudidayakannya.

Dampak kemudahan memperolehnya, sejumlah daerah di Indonesia memiliki olahan belut yang lezat.

Baca Juga: 4 Tempat Makan di Laweyan, Solo, Selesai Keliling Kampung Batik Bisalah Mampir

Pecak belut
Kuliner tradisional Pemalang, Jawa Tengah ini terbuat dari sambal pecak santan.

Proses pembuatannya, belut digoreng sampai kering, setelah itu disiram dengan sambal santan.

Sambal santan perpaduan sambal terasi, aneka rempah, dan santan.

Pecak belut sering dinikmati dengan daun pepaya, toge, dan ketimun.

Baca Juga: Cegah Bau Badan yang Mengganggu Lingkungan Saat Berolahraga dengan Beberapa Cara Ini

Gulai belut dari Merangin, Jambi ini rasanya gurih dan sangat pedas. Dimakannya dengan pare, daun ubi, daun pakis, dan rimbang. (Youtube/@katrinavabiola)

Gulai belut
Menu ini jadi makanan favorit warga setempat terutama di Rantau Panjang, Kabupaten Merangin, Jambi.

Agar tidak amis, serat putih di antara tulang punggung belut ditarik. Belut lalu dipotong-potong.

Gulai belut rasanya gurih dan sangat pedas. Dimakannya dengan pare, daun ubi, daun pakis, dan rimbang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini