ragam

Ragam Jenis Roti Tradisional Asia Tenggara, Adopsi Kuliner Asing dengan Sentuhan Lokal

Selasa, 30 September 2025 | 08:30 WIB
Banh mi Banh mi merupakan kuliner Vietnam yang mendapat pengaruh dari Prancis. (tasteatlas.com)

Roti diolesi saus tomat dan mayonaise lalu dipanggang atau bakar.

Baca Juga: Wisata Grand Sayang Kaak Ciamis, Dari Ramai Jadi Lengang

Roti Prata Singapura - 5 kuliner khas Singapura yang harus kamu coba. (via thehoneycombers.com)

3. Roti prata
Roti ini mendapat pengaruh kuat dari India yang datang ke Malaysia dan Singapura sejak berabad lalu.

Disebut juga roti canai, roti ini terbuat dari adonan terigu dan ragi yang dibentuk pipih lalu digoreng.

Roti prata bisa dinikmati dengan rasa manis atau gurih.

Untuk rasa manis biasanya disiram susu kental manis. Untuk rasa gurih dimakan dengan kuah kari.

Baca Juga: Desa Wisata Tomok, Tempat Wisata Budaya dan Sejarah di Pulau Samosir

Roti gambang (Cookpad/@saltynisa)

4. Roti gambang
Roti ini muncul awal abad 19, saat semakin banyak keluarga Belanda yang menetap di Batavia membuat roti.

Sejumlah penduduk lokal meniru membuatnya roti dengan bahan-bahan lokal.

Untuk roti, ditambahkan bumbu lokal, yaitu kayu manis, gula merah dan rempah.

Dari Batavia, roti ini menyebar ke Semarang dengan nama roti ganjel rel.***

Halaman:

Tags

Terkini