Kuliner Khas Kuningan yang Sering Dikira Mirip dengan Kuliner Cirebon, Padahal Tidak!

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 30 Agustus 2024 | 11:30 WIB
Nasi kasreng yang sederhananya hanya berisi nasi, toge mentah, udang rebon, dan sambal. Biasanya dimakan dengan ditambahkan gorengan. (Facebook/Nasi Kasreng Beringin)
Nasi kasreng yang sederhananya hanya berisi nasi, toge mentah, udang rebon, dan sambal. Biasanya dimakan dengan ditambahkan gorengan. (Facebook/Nasi Kasreng Beringin)

2. Tahu lamping
Tahu lamping sudah ada sejak abad 14 ketika masa kedatangan pasukan Cheng Ho di Jawa Barat.

Nama lamping diambil dari kata Huang Lam Ping, nama salah satu pasukan Cheng Ho.

Ini sejenis tahu susu yang teksturnya sangat lembut.

Baca Juga: 5 Kuliner Nusantara Berbahan Dasar Tahu, Hadirkan Kelezatan Khas Daerah Masing-masing

Ukuran tahu lamping mirip dengan tahu sumedang yang kecil-kecil. Harganya Rp500 per potong.

Penjual tahu lamping gampang ditemukan di kota Kuningan.

Tahu ini juga sering jadi oleh-oleh warga Kuningan yang akan bepergian ke kota lain.

Baca Juga: Warna-warni Kuliner Indonesia dengan Bahan Dasar Tahu, Ada Tidak ya di Negara Lain?

3. Ketempling
Ketempling adalah camilan dari bahan singkong yang sedikit mirip gemblong.

Bentuknya bulat sedikit lonjong. Bagian dalamnya koping atau kosong.

Ketemping biasanya dijual dalam bentuk kemasan plastik.

Ketemping juga sering jadi oleh-oleh dan banyak ditemukan di marketplace.

Baca Juga: Zam Zam Pool, Destinasi Wisata Keluarga di Kuningan yang Punya Kolam Premium dengan View Hamparan Sawah, Suasana Malamnya Syahdu Banget

Kue satu (Tokopedia/Kue Kering Pendawa Lima)

4. Kue Satu
Kue jadul legendaris ini ternyata berasal dari Kuningan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini