Kue satu terbuat dari kacang hijau kupas digiling halus. Teksturnya lembut, bisa leleh di dalam mulut.
Proses pembuatan kue satu sangat rumit dan sekarang sedikit yang mampu membuatnya.
Tidak heran kalau langka. Bila ingin menikmati kue satu, orang memesannya jauh-jauh hari.
5. Hucap
Hucap boleh dibilang singkatan dari tahu dan kecap, dua unsur utama menu ini.
Penyajiannya sedikit mirip dengan ketoprak atau kupat tahu.
Hucap sering juga dihidangkan dengan bumbu kacang, ketupat dan kerupuk.
Satu porsi hucap Rp8.000-Rp12.000. Penjualnya mudah ditemukan di jalan dan pasar.
6. Peyeum ketan
Bila peyeum Bandung terbuat dari singkong, peyeum Kuningan terbuat dari beras ketan.
Beras ketan, baik putih atau hitam, yang sudah dikukus difermentasi dengan ragi.
Setelah itu dibungkus dengan daun jambu ditambah daun katuk, dan didiamkan selama 2-4 hari.
Peyeum ketan teksturnya lembut dan sedikit basah karena itu sering dijual dalam wadah plastik.
Cita rasanya manis gurih dengan sedikit rasa asam yang tajam.
Penyeum ketan banyak dijual di kaki lima dan toko. Harganya Rp55.000-Rp100.000 per ember.***
Artikel Terkait
Icip-icip Kuliner Khas Gunungkidul, Berikut Rekomendasi Makanan-makanan yang Wajib Dicoba
7 Jajanan Pasar khas Surabaya, Masih Mudah Ditemukan Karena Terjaga Kelestariannya
Kuliner Khas Nias yang Belum Banyak Ditemukan di Daerah Lain, Bahannya Didominasi Hasil Laut dan Daging
Kuliner Khas Banyuwangi: Nikmatnya Rujak Soto dan Sego Tempong yang Menggugah Selera
6 Minuman khas Bali yang Belum Banyak Diketahui Orang, Manis atau Asam Pastinya Menyegarkan, Apalagi Kalau Dingin
Ragam Camilan Tradisional Berbahan Baku Pisang Khas Indonesia, Rata-rata Berasa Manis, Dibungkus Daun Pisang