Baca Juga: 4 Pantai Hidden Gem di Pacitan yang Masih Sepi Pengunjung, Serasa Private Beach
3. Pical
Pical merupakan gado-gado khas Sumatra Barat yang terdiri atas beragam sayur.
Mulai dari kol, jantung pisang, rebung, pucuk daun ubi, potongan tahu dan lotong. Lalu disiram bumbu kacang.
Pical di Sawahlunto berbeda dengan di Padang.
Di Sawahlunto pical disajikan dengan lamang. Sementara d Padang dengan sate daging sapi atau ayam.
Baca Juga: Pasar Lidah Ndonowati, Surabaya, Tempat Wisata Kuliner dengan Konsep Pasar Tradisional Zaman Dulu
4. Lamang tungkek
Berasal dari Talawi, lamang tungkek biasanya hanya muncul pada perayaan Iduladha saja.
Dalam bahasa setempat tungkek artinya tongkat karena bentuknya memanjang seperti tongkat dan diikat.
Lamang tungkek terbuat dari tepung beras, santan dan gula aren. Adonan dibungkus daun pisang lalu dikukus.
Setelah matang baru dipanggang sehingga menghasilkan cita rasa bakar yang nikmat.
Baca Juga: Daftar Oleh-oleh Khas Bogor yang Sejak Dulu Populer dan Masih Jadi Favorit
5. Soto Silungkang
Silungkang adalah daerah di Sawahlunto tempat pertama racikan soto ini dibuat.
Penjual Soto Silungkang mudah ditemukan di setiap sudut kota Sawahlunto.
Isinya terdiri atas daging sapi digoreng kering dan renyah, bihun, toge, perkedel kentang dan kerupuk merah.
Tak lupa ditambahkan sambal lado dan perasan jeruk nipis.***
Artikel Terkait
Ragam Jenis Getuk Khas Pulau Jawa, Berbeda Bentuknya, Beda Bahannya, Hampir Sama Proses Membuatnya
Rekomendasi Kuliner Khas Binjai, Kombinasi Kuliner Tionghoa dan Melayu
Ragam Kuliner Khas Boyolali yang Terpopuler di Kabupaten Penghasil Susu Tersebut
Perpaduan Kuliner Tradisional dan Cita Rasa Peranakan di Sepiring Sajian Mie Khas Jawa Timur
Beragam Jenis Sambal Khas Jawa Timur, Beda Bahan Pembuatnya, Sama-sama Membuat Napsu Makan
7 Ragam Kuliner Khas Palembang yang Menggugah Selera, Pempek hanya Salah Satunya