Baca Juga: Lawan Flu dan Batuk yang Merajalela, Ini minuman dan Makanan yang Perlu Dikonsumsi
3. Kalio Baluik
Dalam bahasa Solok, baluik artinya belut. Sementara kalio sering dianggap versi "setengah jadi" dari rendang.
Tekstur kalio ini lebih basah dan lengket, dibandingkan rendang.
Kalio baluik paling lezat bisa ditemukan di daerah Koto Baru, Solok.
Menu ini juga sering disajikan pada acara adat, seperti pernikahan atau batag gala datu.
Baca Juga: Tips Memilih Hotel Ramah Anak agar Liburan Bersama Keluarga Lebih Nyaman
4. Gulai ayam galundi
Gulai ayam ini memiliki warna hitam yang pekat.
Dinamakan gulai ayam galundi karena bumbunya menggunakan buah galundi, sejenih rempah yang tumbuh subur di Solok.
Buah galundi disangrai dan ditumbuk halus setelah itu ditambahkan pada kuah santan untuk gulai.
Tambahan buah galundi menghasilkan kuah yang hitam pekat dan membuat tekstur gulai jadi sedikit kesat.
Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Ramah Anak di Solo dan Sekitarnya yang Bisa Kamu Kunjungi
5. Kue muto
Camilan manis ini asalnya dari Nagari Saniang Baka, kecamatan X Koto Singkarak, Solok.
Terbuat dari tepung beras, tepung ketan, gula aren, kelapa dan daun pandan.
Adonan dituangkan pada wadah-wadah kecil dan dikukus sampai matang.
Aroma pandannya sangat tajam, cita rasanya manis, teksturnya kenyal.***
Artikel Terkait
Rekomendasi Kuliner Khas Binjai, Kombinasi Kuliner Tionghoa dan Melayu
Ragam Kuliner Khas Boyolali yang Terpopuler di Kabupaten Penghasil Susu Tersebut
Beragam Jenis Sambal Khas Jawa Timur, Beda Bahan Pembuatnya, Sama-sama Membuat Napsu Makan
7 Ragam Kuliner Khas Palembang yang Menggugah Selera, Pempek hanya Salah Satunya
Daftar Oleh-oleh Khas Bogor yang Sejak Dulu Populer dan Masih Jadi Favorit
Rawon Khas Jawa Timur, Ternyata Beragam, Tidak Selalu Menggunakan Daging Sapi dan Berkuah Banyak