Ragam Nasi Rames di Jawa Tengah, Beda Lauk, Beda Rasa

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 8 Mei 2026 | 11:30 WIB
Selain nasi, nasi penggel khas Kebumen, berisi lauk kikil, jeroan sapi, sayur nangka dan lainnya. (visitjawatengah.jatengprov.go.id)
Selain nasi, nasi penggel khas Kebumen, berisi lauk kikil, jeroan sapi, sayur nangka dan lainnya. (visitjawatengah.jatengprov.go.id)

Kabar BUMN - Konsep nasi rames sangat sederhana. Yaitu nasi yang dimakan bersama aneka lauk.

Nasinya bisa menggunakan nasi putih atau pun jenis nasi gurih.

Di Jawa Tengah, setiap daerah punya ragam nasi rames dengan jenis lauk yang berbeda-beda.

Perpaduan nasi dan lauk-pauk itu menjadi ciri khas nasi rames daerah tersebut.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Wisata di PIK, dari Pantai sampai Hutan Mangrove

Nasi penggel
Dalam bahasa Kebumen, asal nasi rames ini, penggel artinya nasi yang dibulati.

Ini karena nasi dibuat seukuran bola pingpong. Satu porsi berisi 8-15 bulatan, tergantung selera.

Pendampingnya lodeh santan isi gori (nangka madu), daun singkong, tempe, tahu, dan melinjo.

Lauknya biasanya kulit dan jeroan sapi, seperti babat, iso, kikil, jantung, ginjal dan paru, ditambah tempe mendoan.

Baca Juga: Kurangi atau Hindari Mengonsumsi Makanan yang Memperbesar Risiko Kanker Usus Besar

Nasi tewel berasal dari Pati, mudah ditemukan di sekitar Desa Tambakromo. (Indomuria.com)

Nasi tewel
Di Jawa, tewel ini istilah untuk sejenis buah yang mirip dengan sukun tapi lebih berserat.

Nasi tewel terdiri atas nasi putih dengan sayur tewel, tempe goreng, dan bakwan.

Selalu dihidangkan dengan daun jati, nasi tewel memiliki aroma khas yang menyedapkan makanan.

Nasi tewel berasal dari Pati, mudah ditemukan di sekitar Desa Tambakromo.

Baca Juga: 4 Cara Melatih Tubuh Tidur Tepat Waktu untuk Mendapatkan Tidur yang Berkualitas

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini