Ka’Pu Pantunnu merupakan tumisan jantung pisang, khususnya bagian dalamnya yang bertekstur lunak.
Baca Juga: Tersihir Keindahan Air Terjun Weekacura, Hidden Gem di Sumba yang Punya Pesona Memanjakan Mata
Jantung pisang ini dibakar dan dipotong tipis-tipis. Setelah itu dicampurkan parutan kelapa panggang.
Sering pula Ka’Pu Pantunnu dicampur dengan kemangi untuk memberikan aroma wangi.
Hidangan ini sering dinikmati bersama nasi jagung atau nasi putih.
Baca Juga: Wisata Religi di Larantuka, Flores Timur, Kota yang Dijuluki Kota Bunda Maria
Kadapet Watara
Kadapet watara sejenis kue kering dari Sumba Barat.
Makanan ini terbuat dari jagung, pisang, kacang tanah dan gula.
Seluruh bahan ini dicampurkan menjadi adonan lalu dibentuk bulat dan dibungkus daun jagung.
Baca Juga: Mengintip Pesona Alam Danau Kelimutu di Flores, Danau Unik yang Memiliki Tiga Warna
Awalnya camilan ini hanya dihidangkan pada perayaan atau pesta rakyat.
Setelah pariwisata semakin berkembang, kadapet watara jadi camilan yang mudah ditemukan.
Sering pula dijual sebagai oleh-oleh.
Baca Juga: Berencana ke Labuan Bajo? Ini 8 Destinasi Wisata Tercantik yang Wajib Dikunjungi